Ada hal yang
berbeda dengan Eagle Spirit Taekwondo Academy ( ESTA ) pada saat Latihan Rutin
bulan Juni 2011 ini bagi setiap bagi Chobodan ( Kandidat pemegang sabuk hitam
/ DAN ) serta Judanja ( pemegang Sabuk Hitam
/ DAN ) , yang tergabung pada ESTA Black Belt Club, karena pada tanggal 3 - 5
Juni 2011, kedatangan Pelatih Tamu dari Nederland yaitu Master Ronald Kawarmala
( DAN VII ) .
Master Roy
panggilan akrabnya datang ke Yogyakarta dalam rangka bertemu teman Taekwondo
lama nya yaitu Master Ganis Hartono , salah satu Pendiri ESTA, dimana keduanya
sudah berteman akrab sejak Tahun 1992 disaat bertemu di Kejuaraan Belgia Open
dan Olympic Barcelona.
Selain melatih
untuk memberikan latihan dan berbagai pengalaman dengan ESTA sebagai salah satu
bentuk persahabatan dan membangun jaringan kerjasama, beliau juga menyempatkan
untuk diskusi dengan para Pelatih ESTA serta menikmati wisata di Kota
Yogyakarta.
Latihan bersama
yang dilaksanakan di Jogjakarta Taekwondo Center ( JTC ) tampak diminati oleh
banyak anggota sampai dengan ESTA Surakarta juga turut serta bergabung, dan
tampak latihan diikuti antusias oleh seluruh peserta dengan semangat, apalagi
ketika Master Roy memberikan beberapa model latihan dan teknik yang menarik.
latihan ini
dihadiri pula oleh Ketua ESTA Bapak KPH Indrokusumo, yang menyampaikan
kegembiraan dan rasa terima kasihnya, kepada Pelatih Tamu ESTA kali ini, dan berharap Program ini terus
dilanjutkan dengan mengundang para pelatih dari mana saja terutama dari manca
negara, untuk dapat menimba pengalaman serta belajar membuka diri dan membangun
kerjasama untuk mewujudkan ESTA sebagai Perkumpulan Olahraga Taekwondo yang
berlabel Go Internasional.
disampaikan juga
oleh Ketua ESTA, bahwa ESTA akan mengikuti Tournament International di Malaysia
pada pertengahan Juli 2011, yang akan dipimpin langsung oleh beliau sebagai
Head of Team nya, dan akan diikuti oleh berbagai Dojang ESTA dari berbagai
daerah di Jawa, Bali dan Kalimantan, sebagai kegiatan rutin tahunan untuk
selalu mengikuti Tournament di Luar Negeri setiap tahunnya.
Para pendiri ESTA
dan Pengurus menyampaikan bahwa hal ini dapat dijadikan kredit point bagi para
Chobodan dan Judanja ESTA, dalam meniti karir Taekwondo mereka, dan tampak
sibuk semua anggota meminta tanda tangan point pada Passport ESTA masing -
masing.
Master Roy
sendiri tampak bergembira dengan antusia anggota, dan berjanji akan mecoba
membawa Tim nya di tahun depan saat 2nd ESTA Tournament 2012 , di Bali, dimana
setelah dari Jogja beliau juga akan mengajar untuk ESTA Bali.